Senin, Agustus 03, 2009

Quality First

"Quality First" adalah suatu istilah yang tidak berlebihan. Sebab, jika kita mendapatkan sesuatu, tentu kita menginginkan kualitas yang terbaik. Secara tidak langsung kita menuntut pihak lain memberikan kualitas yang terbaik untuk kita. Maka, mengapa kita cenderung tidak memberikan kualitas yang terbaik untuk pihak lain?


Apa yang kita kerjakan juga akan berdampak langsung bagi kita sendiri. Kita sering menuntut segala yang kita terima mempunyai kualitas terbaik, tetapi karya kita tidak mendukung ke arah itu. Mana mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik?

Contohnya, kita ingin orang lain menghargai kita selayaknya sebagai manusia terhormat, tetapi kita tidak pernah menghormati orang lain secara layak. Kita ingin mendapatkan nilai yang bagus, tetapi kita tidak pernah belajar dengan baik. Kita menginginkan anak kita menjadi sholeh/sholihah, tetapi perilaku kita justeru jauh dari tatanan agama. Bagaimana mungkin hal itu terjadi? Logis, bukan?

Nah, jika kita menginginkan sesuatu yang kita terima berkualitas, marilah kita berkarya yang berkualitas!

Tidak ada komentar:

About "Quality First"

“Quality First” is a term that is not excessive. Because, if we get something, of course we want the best quality. Indirectly we want others provide the best quality for us. So, why do we tend not to give the best quality for the others?

"Quality First" adalah suatu istilah yang tidak berlebihan. Sebab, jika kita mendapatkan sesuatu, tentu kita menginginkan kualitas yang terbaik. Secara tidak langsung kita menuntut pihak lain memberikan kualitas yang terbaik untuk kita. Maka, mengapa kita cenderung tidak memberikan kualitas yang terbaik untuk pihak lain?